Thursday, September 27, 2007

Chicken Cordon Blue


Ingredients:
- Boneless chicken breasts
- Sliced cheeses
- Sliced turkey
- 1 egg
- bread crumbs
- salt+pepper
Make a little slit into chicken breasts, fill with cheese and turkey. Dip in egg and coat with bread crumbs. Bake in the oven for 45 minutes.


Thursday, September 20, 2007

Creamy Toasted Bread

Ingredients:
  • French Bagguette
  • Steamed Broccoli
  • 1 can tuna
  • 1 can cream of mushroom soup
  • 1 cup milk
  • 1 egg
  • Salt+pepper
  1. Poach the egg, put it aside.
  2. Heat the cream of mushroom soup in a pot, add tuna, milk and salt+pepper.
  3. Slice the bread, toast in the oven until brown.
  4. Arrange toasted bread in a plate with steamed broccoli and poached egg.
  5. Pour the cream soup on top.

Wednesday, September 19, 2007

Jajanan Kampung

Ketimus

Singkong rebus gula jawa


Pisang rebus

Tuesday, September 18, 2007

Tuna Mac&Cheese

Ingredients:
  • 1 bowl dry macaroni, boil
  • 1 can of tuna
  • 1 bowl grated cheddar cheese
  • 1 cup grated parmesan cheese
  • 2 cup whole milk
  • 1 cup heavy cream
  • 4 eggs
  • chopped parsley
  • salt+pepper

Combine all in a caserole dish, bake 375F for 45 minutes.

Tuesday, September 11, 2007

Friday, September 7, 2007

Selamat Jalan Sahabatku


Pagi ini aku dikagetkan dgn sms dari mbak Tini, yg aku nggak tau maksudnya, trus dia telpon aku, sambil nangis kalau teman kita tercinta, Endang Powers udah nggak ada. Aku kaget banget, wong lagi nyetir ke kantor, sampe nggak konsen.

Aku nyesel banget, langsung kayaknya aku salah besar, soalnya gini. Minggu lalu Endang telpon aku, tapi aku lagi di ruang doa, trus dia left message, katanya minta aku balik telpon karena mau doa bareng. Suaranya bagus banget nggak kayak waktu itu dia di rumah sakit, so aku seneng dia pasti sudah sembuh. Aku nggak sempet mbales telponnya krn ada aja kesibukanku untuk gereja atau rumah. Selalu tiap aku angkat telpon mau telpon dia ada aja halangannya. Tapi aku tetap berdoa sendiri secara khusus, hampir tiap hari. Waktu weekend aku sempet belanja buat dia, aku beliin baju tidur dan slippers. Baru sempet kemaren siang aku kirim paketnya beserta surat kecilku dan aku buatin dia handmade pembatas buku 2 biji dgn ayat2 kesembuhan. Terus sekitar jam 4 sore aku telpon dia di rumah tapi nggak ada yg angkat dan nggak bisa left message. Aku pikir dia lagi bobok siang. Memang ternyata dia sedang bobok, mau dipanggil Tuhan. Tiga jam kemudian dia dipanggil ke pangkuan Tuhan.



Tuhan, aku mohon pengampunan atas kesalahanku yg tidak sempat membalas telponnya. Saya percaya Tuhan mengasihi Endang dan Tuhan punya rencana yg sangat agung melalui kehidupan dan kematiannya. Sampaikan salam rinduku buat sahabatku Endang, sampaikan permintaan maafku.

Jeng Endang, cintamu selalu akan ada di hatiku dalam hidupku, kamu memberiku banyak berkat melalui perjuanganmu melawan cancer. Bahkan kamu beri aku semangat dan kekuatan waktu aku harus menjalani operasi. Aku bersyukur diberi Tuhan kesempatan untuk mengenalmu, walau belum pernah bertemu muka, hanya melalui suara di telepon. Tuhan memang ajaib, dan aku yakin kamu sekarang ada di alam yg ajaib yg kita semua belum pernah melihatnya. Kamu sudah bertemu dengan penciptamu, bahkan ada di pangkuanNya. Sekarang kamu bisa melihat Kemuliaan yang nyata, hidup kekal bersama Tuhan Yesus.

Selamat jalan sahabatku...

I missed you terribly...